Sierra1010’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Beda Bahasa dengan Matematika

Barangkali kejadian paling penting yang membedakan manusia dengan binatang lain adalah pengembangan dan penggunaan bahasa oleh manusia.Pada awalnya, bahasa hanya digunakan untuk berbicara, tetapi dari bahasa dimungkinkan relatif cukup banyak informasi yang dapat dikomunikasikan dari satu individu ke individu yang lain. Lebih dari itu, bahasa juga memberikan alat untuk mengontrol dan memonitor pikiran itu sendiri, jadi bahasa memungkinkan konsep-konsep dimanipulasikan secara bebasa dari objek-objek yang dimaksud, dan kemudian dimungkinkan unutk berpikir secara logis tanpa menyinggung sama sekali suatu objek tertentu. Karena itu, dalam sejarah manusia, pemikiran abstrak menjadi mungkin dan dari inilah muncul filsafat.

Bila kita harus memilih bidang dari terapan bahasa yang telah sukses secara menonjol, kita seharusnya tanpa ragu-ragu memilih ekspresi emosi manusia. Bukti pernyataan ini akan jelas bila kita melihat keberhasilan dari seni pidato dan kesusasteraan. Tapi, bila kita berbicara bagaimana menyampaikan informasi ilmiah, maka bahasa biasa kurang berhasil. Hal ini karena hampir tidak mungkin menyampaikan sesuatu dengan arti tepat, karena hampir setiap kata dalam bahasa mempunyai arti lebih dari satu, meskipun kadang-kadang artinya hanya berbeda sedikit. Juga, karena berbagai kekaburan  arti ini, suatu kata tertentu mempunyai arti yang sedikit berbeda untuk orang lain. Hal ini tidak menjadi soal untuk penggunaan bahasa dalam kesusasteraan di mana sebagian dari tanggung jawab untuk interpretasi berbeda pada pembaca atau pendengar, tetapi ini tidak baik untuk penggunaan bahasa ilmiah, dimana data dan hipotesa harus dinyatakan tanpa kedwiartian sama sekali.

Dahulu, mungkin beberapa ribu tahun setelah muncul bahasa berkembang jenis media baru untuk menyampaikan informasi dari satu individu ke individu lainnya. Hal ini terjadi pada waktu peradaban kuno Mesir dan Sumer yang pertama tumbuh subur, peradaban tersebut sebagai arsitek dan pembuat gedung-gedung besar dan monumen-monumen lainnya dan juga mengembangkan kalender. Prestasi-prestasi sedemikian memerlukan ketepatan ; ketepatan dalam pengukuran, ketepatan dalam mengatur pengukuran berikutnya, dan ketepatan dalam penyebaran data sedemikian pada orang lain. Semua ini bisa dicapai melalui pemakain bahasa lain, yaitu bahasa matematika.

Bahasa matematika merupakan kebalikan dari bahasa biasa, dalam arti elemen-elemennya tepat dan tidak mempunyai kedwiartian, atau paling tidak harus demikian. Setiap kuantitas dan simbol yang sebelumnya telah didefinisikan. Jadi matematika dibangun berdasar ketepatan dan fakta, sedangkan bahasa biasa, sedemikian jauh berdasar pada keanekaragaman dan ketidaktepatan perasaan dan emosi manusia.

April 6, 2009 - Posted by | matematika

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: