Sierra1010′s Blog

Just another WordPress.com weblog

Contoh operasi biner yang terdefinisi/tak terdefinisi/tidak terdefinisi dengan baik, tertutup/tidak tertutup

(a)    Didefinisikan operasi ∗ pada Z dengan syarat untuk setiap a,b∈Z , a b = a + b . Apakah operasi ∗ merupakan operasi biner?

Pertama, akan ditunjukkan bahwa operasi ∗ merupakan operasi yang tertutup. Dapat diperhatikan bahwa sesuai dengan sifat bilangan bulat, maka penjumlahan dua bilangan bulat akan menghasilkan bilangan bulat juga. Sehingga dengan demikian a b = a + b∈Z. Jadi, terbukti operasi ∗ merupakan operasi yang tertutup.

Kedua, akan ditunjukkan bahwa operasi ∗ merupakan operasi yang terdefinisi dengan baik. Dapat diperhatikan bahwa sesuai dengan sifat bilangan bulat, maka setiap dua bilangan bulat dapat dijumlahkan dan menghasilkan bilangan bulat. Jadi, terbukti operasi ∗ merupakan operasi yang terdefinisi dengan baik. Jadi, operasi ∗ merupakan operasi biner.

(b)   Didefinisikan operasi ∗ pada Z dengan syarat untuk setiap a,b∈Z , a b = a/b. Apakah operasi ∗ merupakan operasi biner?

Diperhatikan bahwa jika a =1 dan b = 2 akan berakibat a b =1∗ 2 =1/2∉Z. Jadi,

operasi ∗ tidak memenuhi kondisi tertutup. Diperhatikan juga bahwa jika a =1 dan

b = 0 akan berakibat a b =1∗0 =1/0 yang tidak bisa didefinisikan. Jadi, operasi ∗ tidak

memenuhi kondisi terdefinisi dengan baik. Jadi, operasi ∗ bukan merupakan operasi biner.

March 8, 2011 Posted by | Uncategorized | 1 Comment

Contoh tabel Cayley dengan operasi biner yang asosiatif

# p q r s
p p p p p
q p q q q
r p q r r
s p q r s

Dari tabel di atas dapat kita lihat bahwa:

p#(q#r)=(p#q)#r

p#q=p#r

p=p

q#(r#s)=(q#r)#s

q#r=q#s

q=q

March 8, 2011 Posted by | Uncategorized | 1 Comment

Contoh Tabel Cayley dengan operasi biner yang komutatif

* a b c d
a a b c d
b b c b c
c c b d b
d d c b b

Pada tabel di atas dapat kita lihat bahwa

a*b=b*a=b

c*b=b*c=b

a*c=c*a=c

March 8, 2011 Posted by | Uncategorized | 1 Comment

Contoh Tabel Cayley dalam Operasi Biner

* u v w
u u w w
v v v v
w w u v

Dalam membaca operasi biner pada table, elemen yang dioperasikan adalah elemen yang di kolom paling kiri dengan operasi * dengan elemen yang di baris paling atas. Misalnnya pada  table operasi di atas, kita dapat melihat bahwa u*u=u, u*v=w, v*v=v, w*v=u, dan seterusnya.

March 8, 2011 Posted by | Uncategorized | Leave a Comment

Contoh Operasi Biner yang Bersifat Asosiatif

(a)    Operasi penjumlahan pada R. misalnya 2 + (4+5)= (2+4)+5=11.

(b)   Operasi biner yang didefinisikan a*b=ab di N tidak asosiatif karena 2*(1*3)=2 sedangkan (2*1)*3=8.

March 8, 2011 Posted by | matematika | Leave a Comment

Contoh Operasi Biner yang Bersifat Komutatif

(a)    Pada R didefinisikan suatu operasi biner # dimana a#b=a+b-1. Operasi ini komutatif karena a # b = a + b – 1 = b + a – 1 = b # a.

(b)   Operasi biner penjumlahan dan perkalian pada R bersifat komutatif. Tetapi operasi biner pengurangan tidak memenuhi kondisi komutatif. Misalnya 5 – 7=  -2, sedangkan 7 – 5=2.

March 8, 2011 Posted by | matematika | Leave a Comment

Contoh-contoh Operasi Biner

(a)    Pada N didefinisikan # dimana x#y=xy. Jadi 2#3=6, 4#7=28.

(b)    Pada N didefinisikan operasi biner dimana x!y = x. Jadi 4!5=4,8!6=8.

(c)    Pada N didefinisikan operasi biner * dimana x * y = xy. Jadi 6*5=7776, 2*3=8. Dalam contoh ini kita dapat mengetahui maksud operasi biner adalah mengaitkan pasangan terurut agar jelas pengaitannya, misalnya 2*3=8 tidak sama dengan 3*2=9.

March 8, 2011 Posted by | matematika | Leave a Comment

   

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.